nav-left cat-right
cat-right
Loji Gandrung
Loji Gandrung...
Sejarah di balik nama ‘Loji Gandrung’ Loji Gandrung, nama bangunan yang menjadi Rumah Dinas Walikota ini pasti sudah akrab di telinga warga Kota Solo. Tapi tak banyak yang tahu sejarahnya kenapa bisa dinamakan ‘Loji Gandrung’. Awalnya, bangunan ini adalah rumah pribadi milik Yohanes Agustinus Dezentye (1797-1839), dan berdiri sejak jaman Paku Buwono IV. Yohanes Agustinus Dezentye adalah seorang pengusaha pertanian... 
Stasiun Balapan Solo
Stasiun Balapan Solo...
Sejarah dibalik nama ‘Balapan’ Ning Stasiun Balapan Kutho Solo sing dadi kenangan Kowe karo aku Naliko ngeterke lungamu… (Stasiun Balapan, oleh Didi Kempot) Tak bisa dipungkiri bahwa lagu ‘Stasiun Balapan’ yang dipopulerkan oleh Didi Kempot itu telah membuat nama Stasiun Balapan makin terkenal di seluruh Nusantara, tak hanya di kalangan orang Jawa saja, tapi juga suku-suku lainnya. Bukan... 
Kampung Batik Laweyan
Kampung Batik Laweyan...
Solo sebagai kota budaya semua sudah mengamininya, pun dengan sebutan kota Solo sebagai pusat batik. Mungkin selama ini yang dikenal wisatawan sebagai sentra batik di Solo adalah Kauman. Boleh saja Kauman lebih moncer namanya dikalangan wisatawan sebagai kampung batik, namun apakah sampeyan semua tidak ingin mengetahui asal muasal batik yang ada di solo ini? Apabila ditilik dari sejarahnya, batik yang berkembang di kota... 
Candi Sukuh
Candi Sukuh...
Terletak di barat laut kaki Gunung Lawu, sebuah candi peninggalan masa kerajaan Majapahit berdiri. Ditemukan pada tahun 1815 oleh Johnson, Residen Surakarta pada masa pemerintahan Gubernur Raffles, tepatnya di desa Sukuh, kelurahan Berjo, Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah. Komplek lokasi Candi Sukuh secara keseluruhan merupakan bangunan berteras yang membujur dari arah timur ke barat, dengan pintu berada di sebelah... 
Once In A Lifetime – Memperingati 2,5 Abad P...
Sebuah pertunjukan tari kolosal Adeging Praja Mangkunegaran menjadi puncak acara dari peringatan 250 tahun Pura Mangkunegaran yang bertajuk Once in a Lifetime (11/11). Tari yang menggambarkan perjuangan RM Said dan pasukannya melawan tentara kolonial Belanda ini memang benar-benar luar biasa dan terasa hidup. Pasukan berkuda yang berperang di medan pertempuran, diiringi dengan suara gamelan dan perkusi, semakin membuat... 

« Previous Entries