Dolan ke Solo - Solo Tourism Blog
nav-left cat-right
cat-right

Pasar Barang Antik Triwindu

Pasar Triwindu, demikian tulisan yang tertera di pucuk gapura itu. Sekilas tidak ada yang istimewa dari gapura tersebut, namun ketika kita sudah melewatinya, barulah kita akan tahu apa yang disuguhkan dan menjadi keunikan pasar itu. Seketika mata akan dimanjakan oleh beragam barang-barang antik yang dipajang di kios-kios. Mulai dari hiasan pintu sampai patung batu bisa ditemukan di sini, dari wayang sampai meriam logam juga ada.

Jangan kaget ketika menemukan setrika arang dengan ciri khas patung jago dipucuknya itu, juga ketika kusamnya uang-uang logam jaman baheula menyapa mata kita, dan tak terhitung topeng-topeng kayu warna-warni yang tersedia di komplek pasar ini. Banyak barang tak terduga yang bisa kita jumpai, bahkan konon dulu pernah ada barang antik dari Keraton Solo yang ‘nyasar’ di Pasar Triwindu, jika anda penasaran boleh ditanyakan kepada para pedagang di sana.

Keramahan khas Solo dari para pedagangnya, akan membuat kita betah mondar-mandir di Pasar Triwindu ini. Tawar menawar harga dengan pedagang merupakan hal yang jamak, jadi seberapapun kayanya anda, jangan pernah malu untuk meminta harga yang lebih murah dari yang disebutkan pedagang.

Gang demi gang di komplek pasar tersebut memang dijejali kios-kios yang menyuguhkan barang antik, baik yang benar-benar antik, maupun barang baru yang sengaja dibuat tampak antik. Perlu ketelitian lebih untuk membedakan keduanya.

Pasar minat khusus yang tertata rapi itu telah lama menjadi salah satu trademark kota Solo, bisa dibilang belum komplit dolan ke Solo kalau belum mengunjungi pasar Triwindu. Rencana Pemkot Solo untuk menata ulang Pasar Triwindu ini semoga tidak akan menghilangkan keunikannya yang telah melegenda di Jagat Pariwisata Indonesia.

Jadi tidak ada salahnya menambahkan Pasar Triwindu ke dalam daftar kunjungan anda saat dolan-dolan ke kota Solo.

Satu lagi, ketika anda berkunjung ke Pasar Triwindu, silahkan mampir ke warung soto sapi Triwindu yang terletak di sebelah belakang pasar ini. Tidak ada hal yang lebih dashyat dari menyantap lezatnya soto sapi setelah lelah berkeliling mencari barang antik. Jadi tunggu apalagi? Segera siapkan dompet anda dan berangkat berburu barang antik di Pasar Triwindu, sampai ketemu di sana…

© Naskah dan Foto oleh Sigit Nugroho

5 Comments »

  1. avatar
    inilah ajie... Says:
    nav-left

    nice blog

    nav-left
  2. avatar nav-left

    DAri pertama kali menginjakkan kaki di Solo baru merasa cocok dengan rasa soto triwindu saja..

    nav-left
  3. avatar nav-left

    aku rung tau nyicipi soto triwindu… :(

    nav-left
  4. avatar nav-left

    wah jadi pingin main ke solo..

    nav-left
  5. avatar nav-left

    Soto Triwindu..pernah jadi pelayan makanan di situ…matur nuwun mbah djoyopawiro kalih mbah yoso…

    nav-left

RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment